Pages

Tampilkan postingan dengan label WISATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Desember 2013

Pemandian Air Panas Prataan Parengan

Pemandian Air Hangat Perataan terletak di Desa Wukirharjo,Kec. Parengan 45 km dari Pusat Kota untuk sampai lokasi ini saya biasanya lewat selatan yakni jalan dari Bojonegoro - Jatirogo, sampai parengan masuk  

Setelah masuk kita akan disuguhi indahnya hutan belantara yg hijau sejuk dipandang mata, apalagi kalo musim hujan aliran2 sungai kecil di pinggiran sepanjang jalan nampak jernih
Sumber air hangat mengandung belerang dan diyakini masyarakat bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit dan rematik.  Kehangatan air mengandung belerang ini dapat dinikmati melalui bak-bak mandi yang tersekat dalam beberapa kamar.
Beginilah keadaan bak mandi yang ada dalam kamar- kamar pemandian, disitu tampak ada dua kran, yang satu panas yang satunya lagi dingin, jadi kita bisa ngatur sampai dimana kadar panas yg kita inginkan , tapi perlu diingat kita ga' bisa mandi berduaan dengan alasan apapun, Warningnya pun udah ditulis besar di papan
tuh...ada tulisannya TANPA TERKECUALI,  mungkin hawatir disalah gunakan
Selain di bak-bak mandi, untuk yang suka berenang, disini jg disediakan kolam renang

 

 Karena disini masih terdapat banyak pohon - pohon tua yang sangat rindang, dari pihak pengelola wisata pun memberi himbauan untuk segera meninggalkan lokasi sewaktu datang angin ribut/ hujan angin

Beginilah keadaan Tempat wisata Pemandian air panas di Perataan Parengan TUBAN
bisa kebayang seperti kebiasaan para yakuza asli jepang yang suka banget berendam di air panas, hmmmmmm.....monggo aja

Pantai BOOM Tuban

Pantai Boom merupakan pantai bersejarah yang pada zaman kejayaan Majapahit (abad ke XII) merupakan dermaga terbesar. Terletak di sebelah utara alun-alun Tuban dengan hanya 100 M dan merupakan daratan yang menjorok ke laut sepanjang 800 M. Disini sering dimanfaatkan juga sebagai arena memancing bagi warga sekitar pantai.

Di pantai Boom Tuban yang asri dengan taman-tamannya  ini pengunjung bisa menikmati pemandangan pantai dengan berbagai aktifitas nelayannya .
 Di pagi hari sehabis Sholat Subuh, wanyak warga Tuban yang dengan sabar menantikan indahnya matahari terbit. Sebaliknya di sore hari Anda akan dengan mudah menyaksikan indahnya matahari terbenam.




 Yang menarik,  di pantai juga terdapat sebuah sumber air  yang unik  karena airnya berasa tawar. Padahal lokasinya tepat berada di tepi pantai. Di sana terdapat dua sumur berair tawar yang berada di sebelah  kanan dan kiri tak jauh di belakang  loket tiket.


 

sumur itu diberi nama Tirta Jaladri dengan bangunannya yang berarsitektur jawa pada dindingnya terdapat prasasti yang menceritakan sejarah Pantai Boom di masa lampau.

Pemandian Air Hangat Kedung Jambe Singgahan Tuban

Selain Pemandian air hangat Perataan Parengan Tuban, dituban  masih banyak lagi tempat pemandian air hangat, diantaranya pemandian air hangat yang berada di sebelah utara pusat pemerintahan desa Kedung jambe singgahan, biasa disebut " NGANGET Kedung Jambe " untuk mencapai lokasi ini kita bisa menggunakan transportasi roda dua maupun roda empat dengan jalan yang beraspal mulus ( maklum TUBAN bro...semua jalanan mulus ), ditempat wisata ini kita bisa melihat sumber air panas yang masih alami dengan aroma khas belerang yang dapat menyembuhkan banyak penyakit diantaranya gatal-gatal, dan penyakit kulit lainnya, di wilayah ini juga terdapat tempat Rehabilitasi Sosial Eks. Kusta(Perkampungan Kusta dibangun oleh Belanda sejak 1935)




Meski aroma menyengat hidung tetapi Anda dijamin akan terbiasa dengan aroma tersebut jika sudah menceburkan diri ke dalam  pemandian air hangat ini
Sepintas kondisi Dusun Nganget tak ubahnya dengan dusun ataupun desa lainnya. Bahkan jarak rumah satu dengan yang lainnya cukup rapat untuk ukuran desa ditengah hutan. Begitu pula dengan kegiatan yang dilakukan warga dusun ini untuk menopang penghidupannya. Sehari-hari, mereka bercocok tanam, beternak dan sebagai pengrajin kayu. Bedanya, didusun ini banyak dijumpai warga yang cacat fisik terutama pada jari tangan dan kaki.